Tips: Sering Keliru, Ini Cara Pilah Sampah dengan Benar

08 June 2026 467 Titik Sampah

Sedulur Asik, pernah merasa sudah memilah sampah dengan benar, tapi ternyata masih keliru? Tenang, kamu tidak sendirian. Faktanya, banyak orang masih tertukar saat menentukan jenis sampah yang bisa didaur ulang dan yang tidak.

Sekilas memang terlihat mudah. Kertas masuk sampah kertas, plastik masuk sampah plastik. Namun kenyataannya, tidak semua benda yang terlihat seperti kertas atau plastik bisa didaur ulang.

Cek tiga jenis sampah yang paling sering salah dipilah berikut ini.

1. Struk Belanja Bukan Sampah Kertas Daur Ulang

Setelah berbelanja, struk biasanya langsung dibuang bersama tumpukan kertas bekas lainnya. Padahal, struk belanja termasuk sampah residu.

Hal itu karena sebagian besar struk dicetak menggunakan kertas termal yang mengandung lapisan kimia khusus untuk menghasilkan tulisan tanpa tinta. Lapisan ini membuat struk tidak dapat diolah kembali seperti kertas biasa. Jadi, meskipun bentuknya kertas, struk belanja tidak masuk kategori sampah daur ulang.

2. Kardus Bekas Makanan Tidak Selalu Bisa Didaur Ulang

Banyak orang mengira semua kardus bisa didaur ulang. Padahal, kardus yang sudah terkena minyak, kuah, saus, atau sisa makanan biasanya tidak dapat diproses kembali.

Contohnya adalah kardus pizza, dus makanan cepat saji, atau kemasan makanan yang bagian dalamnya sudah berminyak. Kontaminasi dari minyak dan sisa makanan dapat merusak proses daur ulang serta mencemari material lain yang sebenarnya masih bisa dimanfaatkan. Inilah pentingnya memilah sampah dari rumah.

3. Botol Plastik Minuman Kemasan Perlu Dicek Kodenya

Botol plastik bekas minuman memang termasuk sampah anorganik yang umumnya dapat didaur ulang. Namun, sebelum membuangnya, ada satu langkah penting yang sering terlewat.

Coba periksa bagian bawah botol. Di sana biasanya terdapat simbol segitiga dengan angka tertentu yang menunjukkan jenis plastiknya. Kode ini membantu proses pemilahan dan menentukan apakah plastik tersebut memiliki nilai daur ulang yang baik atau tidak. Selain itu, akan lebih baik jika botol sudah dikosongkan dan dibersihkan dari sisa minuman sebelum dibuang.

Memilah Sampah Itu Soal Ketelitian

Kesalahan kecil dalam memilah sampah bisa membuat proses pengolahan menjadi tidak optimal. Sampah yang seharusnya bisa didaur ulang justru berakhir di tempat pembuangan akhir karena tercampur dengan sampah lain.

Karena itu, langkah sederhana seperti mengenali jenis kemasan, memeriksa kode plastik, atau memahami bahwa tidak semua kertas bisa didaur ulang dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan.

Mulai sekarang, jangan hanya melihat bentuk sampahnya. Kenali juga karakteristik dan kondisinya sebelum memasukkannya ke tempat sampah. Semakin tepat kita memilah sampah dari rumah, semakin besar peluang sampah tersebut untuk diolah kembali dan tidak berakhir menjadi masalah bagi lingkungan. (*)